
Gitar dan piano bisa kita pelajari secara otodidak atau memperhatikan orang lain saat memainkannya. Tetapi
saat kita dihadapkan pada sebuah instrumen musik yang tidak memiliki
grip (pembatas nada seperti yang terdapat pada gitar), pertanyaan
terbesar orang awam adalah “
bagaimana membunyikan nadanya? kan ngga ada gripnya?”, ini berarti sebuah keunikan yang sebenarnya merupakan tantangan.
Melalui web blog ini, saya pengen berbagi informasi kepada teman-teman yang ingin belajar bermain
biola tetapi tidak memiliki petunjuk sebagai panduan. Apa yang
diuraikan disini merupakan cara mengajar saya (dari ayah saya), yang dipadukan (dirangkum) dengan sejumlah metode dari berbagai sumber.
Akan tetapi, panduan dasar belajar
bermain biola pada blog ini dibatasi hanya untuk remaja (-+ 15 s/d 17
tahun) hingga orang dewasa. Sedangkan anak dibawah usia remaja, saya
sarankan untuk memiliki/mencari seorang guru.
Selanjutnya…
disini teman-teman dituntut sudah bisa
membedakan tinggi rendahnya nada dalam lintasan nada paling dasar yaitu
“solmisasi” atau “do-re-mi-fa-so-la-si-do”, yang disebut sebagai
tangga nada. Asumsinya, saya yakin teman teman sekalian sudah sangat mengerti dan dapat membedakan bahkan dapat membunyikan kembali dengan suara sendiri (menyanyikan) bagaimana bunyi
nada do, re, mi,… dan seterusnya.
Harapan saya semoga apa yang diuraikan
disini dapat menjadi petunjuk/informasi yang cukup baik bagi anda yang
ingin belajar biola secara mandiri. Teman teman bisa sangat bebas memberi saya saran dan kritikan tentang blog saya yang sangat jauh dari sempurna ini.. Saya berterima kasih dan sangat
menghargai komentar dan respon teman teman agar panduan belajar biola
pada web blog ini dapat menjadi sumber informasi yang baik. Semoga Bermanfaat.
hal pertama yang harus kita lakukan, adalah,mengenal alat musik yang satu ini. biola, adalah alat musik yang dimainkan dengan hati. nah, cara mengenalinya pun, berbeda seperti kita mengenali alat musik lain seperti gitar dan piano. langkah berikutnya, kita harus bisa memegang bow dengan benar. bow, harus sering digesekkan dengan hars. hars adalah 'pelumas' bow, agar bow licin saat digesekkan di senar biola. berikut contoh gambar hars.
@ Berikan hars secukupnya pada bow, jika terlalu banyak, pada saat bow digesek pada senar, serbuk hars akan beterbangan kemana-mana seperti bedak, ini dapat terhirup.
@ Hars berfungsi selain untuk dapat menghasilkan bunyi pada senar, hars juga berperan untuk mengurangi panas yang terjadi akibat gesekan hair pada senar, jika hair bow jarang diberi hars, hair akan cepat molor dan putus akibat panas.
@ Setelah anda berlatih (menggesek senar biola), debu (bubuk) hars / rosin akan menempel pada bow, atau seperti bedak yang tumpah diatas senar, fingerboard, dan bodi biola. Serbuk ini jangan dibiarkan, bersihkan dengan menggunakan kain yang lembut, bukan kuas .
@ jangan terlalu sering memegang hair bow. karena, tangan kita sering kali berminyak, dan ini menyebabkan hair bow cepat kotor.
langkah berikutnya, kita harus tau bagaimana cama memegang bow dengan benar.
1. Bentuklah kurva/lingkaran dengan menggunakan jari jempol dan jari tengah, yang mana ujung jari jempol diletakkan pada batas ruas ke-dua jari tengah dari telapak tangan .
2.Atau jari tengah dan
jari manis dirapatkan, dan jempol berada ditengah, diantara kedua jari
tersebut – pada titik ruas jari dari kedua jari .
3. Latihannya dapat menggunakan pensil .
Pensil
untuk latihan?, kenapa? – karena ringan dan pendek, sehingga kita dapat
melihat dengan baik bagaimana bentuk jari kita dalam bentuk kurva.
4. Jari jempol sebaiknya tidak tertekuk kedalam , sebab pada teknik permainan tertentu, posisi jari jempol seperti ini kurang memberi support yang baik, meskipun ada pemain biola yang bisa mengatasinya (i dont know how).
nah, langkah selanjutnya, kita harus bisa menempatkan biola dengan tepat di pundak kita, dan bagai mana cara memegang biola dengan benar agar biola tidak jatuh.
5. Posisi tubuh tegap, dada sedikit dibusungkan ingat, bukan bungkuk, kepala dan pandangan tetap lurus ke depan.
Pegang biola anda, letakkan diatas bahu (pandangan tetap kedepan), lalu menoleh ke kiri dan letakkan dagu diatas chin rest.
6.Perhatikan jarak biola diantara dagu dan bahu
. Jika tidak menggunakan
shoulder rest, maka : bahu dimajukan
, sebaiknya bukan diangkat keatas, dan
bila perlu, dagu (kepala) dapat “sedikit” menunduk
, jika terlalu banyak menunduk, otot leher akan cepat tegang.
7. Apabila anda memegang biola dengan cara saya di gambar ini
,
kepala memang akan terasa nyaman, tapi, beban biola akan tertumpu
pada tangan kiri, ini bisa menghambat pergerakan tangan nantinya.
8. Saya menyarankan untuk menggunakan shoulder rest, terlebih bila anda termasuk dalam kategori orang tinggi, kurus atau langsing dsb, tentu memiliki leher yang panjang. Shoulder rest membantu posisi kepala tetap dalam keadaan natural, tidak menunduk, miring kiri/kanan, serta bahu tidak melambung tinggi. Dalam hal ini, meski tanpa bantuan tangan, biola dapat dipegang (ditahan) oleh bahu dan dagu dalam keadaan tubuh yang rileks.
Selalu ingatkan diri sendiri mengenai
posisi tubuh untuk tetap tegap, dan – sekali lagi, apapun pilihan anda
(dengan atau tanpa menggunakan shoulder rest), latih-lah
didepan cermin dan pertahankan bahu serta dagu (kepala), pada posisi
yang nyaman dengan posisi tubuh tetap tegap. Untuk membantu, dada dapat
dibusungkan. Ingat!, awal latihan pasti cepat kelelahan, namun jika
dilatih perlahan, lama kelamaan akan terbiasa.

jika teman teman sudah menguasai semua teori diatas, mulailah mencoba menggesek gesekka bow pada senar dengan perlahan. teruslah berlatih menggesekkan biola, sampai suara yang dihasilkan enak untuk didengar, dan tidak terdengar 'serak'. jika teman teman sudah pandai menggesekkan, mulailah mencoba lagu lagu mudah seperti twinkle winkle. partitur biola mudah didapatkan di internet. jadi teman teman tidak usah susah susah lagi mencari partitur biola. lalu, mulailah memahami membaca partitur tersebut. dan teman teman sekalian bisa mencoba mempraktikannya di biola teman teman..
SELAMAT MENCOBA, SEMOGA BERMANFAAT.. :))